Selamat jalan Pa
15 Dec 2010 12 Comments
in Curhat, Kehidupan, My Family, My life, Papa
25 November 2010 ± pukul 13.00 Wib papa dipanggil Tuhan. Pa kalau aku kangen papa aku harus cari dimana pa? T.T Aku masih belum siap dengan ini semua, karena semua sangat tiba-tiba, aku ga pernah nyangka akan secepat ini. Di blogku banyak cerita tentang papa, tapi tidak pernah cerita tentang kebaikanmu semasa hidup, malah tentang kebencianku ama papa. Kenapa saat papa pergi baru aku sadar kalau aku sayang papa, kenapa pa? Banyak penyesalan yang aku rasa, aku benar-benar kehilangan dan rasanya sampai sekarang ini hanya mimpi buruk, tetapi tiap aku bangun pagi aku sadar ini kenyataan pahit yang harus aku hadapi. Ini berat buatku, sangat berat.
Setelah papa masuk ruang ICU di Rumkit Tentara Siantar, siangnya papa di rujuk ke Rumkit PH Medan, sampai Medan jam 3 sore, papa masuk IGD dan setelah itu masuk kamar biasa. Malamnya papa merasa sesak lagi dan bilang ke aku supaya perawatnya datang dan memasang oksigen. Aku pun mencari perawat dan bilang agar oksigen papaku dipasang, namun tabung oksigennya lama sekali baru diantar sekitar sejam, itupun oksigennya tidak langsung dipasang ama mereka malah perawatnya bilang “lho…Bapak ini kayaknya nyenyak kok tidurnya, ga usah pasang oksigen ya, karena masih banyak pasien yang lebih butuh oksigen dan kita sedang kekurangan oksigen, kalau mau…masuk ICU saja”. Wajar papa tertidur, karena hampir sejam dia menahan sakitnya hanya untuk menunggu oksigen dan akhirnya kelelahan, tapi bukan berarti papa tidak butuh oksigen kan? Hellow…..bukankah kalian tahu apa yang sangat di butuhkan orang yang mengidap penyakit penyempitan pembuluh darah jantung? OKSIGEN…. More

Opinion