Resign

Sebenarnya bulan ini aku udah ga kerja lagi, yah aku baru resign dari kantor aku. Keputusan ini udah aku pikirkan matang-matang beserta resiko yang mungkin akan aku hadapi. Dalam menghadapi masalah ini aku buat daftar untung ruginya dan kerugian yang mungkin aku alami hanya satu yaitu kerugian finansial, pastinya aku ga dapat gaji lagi, sedangkan keuntungan yang aku dapat klu aku keluar sangat banyak yang utama aku ga stress lagi dan aku lebih bebas menentukan masa depanku.

Selama aku kerja di situ aku jadi sering stress, ngeluh dan akhirnya aku gampang sakit. Padahal selama hidup bisa dihitung berapa kali aku sakit dan sakit yang paling parah biasanya hanya demam, tapi setelah aku masuk kerja tiap bulan aku langganan sakit dan parahnya sampai terkena typus. Banyak masukan dari teman-teman supaya aku keluar klu udah dapat kerja baru saja, tapi bagiku itu malah akan mengurangi kinerjaku, karena itu berarti aku akan sering bolos kerja klu ada panggilan. Bagiku itu kurang etis.

Karena itu aku memutuskan untuk keluar, walaupun sekarang susah cari kerja. Bukannya sombong, tapi aku benar-benar tidak tahan lagi menghadapi situasi di kantor itu, bahkan teman-teman aku yang dulu sekantor aku dan udah resign juga bilang klu aku lumayan kuat karena bisa bertahan lama di situ. Bagiku hidup harus tetap berjalan biar bagaimanapun I have to move on. Pilihan kita hari ini menentukan kehidupan kita esok, semoga pilihan yang aku buat bukan pilihan yang salah. Amin.

Ikan dan Aquarium

One of my favorite things adalah memelihara ikan. Hobby aku ini tersalur waktu aku bajak aquarium kakak kelas aku, abisnya aku lihat tuh aquarium ga dipake, so aku bajak aja sekalian, hehehe…. Dengan penuh semangat aku minta tolong ama teman aku yang cowok untuk ngangkat tuh aquarium ke kosan aku, karena aquariumnya gede banget, bisa melihara ikan hiu saking gedenya (ini seh benar-benar hiperbolik, hoho…). Nyampe kosan akupun langsung menata posisi tuh aquarium, sempat bingung juga mau naruh dimana, karena kosan aku udah full… Akhirnya aku berhasil menatanya, tinggal beli ikan hiasnya aja.

Aku pernah melihara 2 kura-kura disamping ikan-ikan hias lainnya. Aku juga bajak tuh kura-kura dari teman aku, haha, tapi ga nyampe 1 bulan kura-kuranya mati aku sedih banget. Ternyata aku baru tahu itu karena aku ga pernah naruh kura-kuranya terkena sinar matahari, menurut sumber yang aku baca kura-kura juga butuh sinar matahari.

Ikan hias lainnya yang aku pelihara adalah ikan mas koki, ikan mas biasa, ikan hiu (ini aku yang kasih namanya hiu, abis aku ga tahu apa namanya dan bentuknya kayak hiu banget), ikan sapu-sapu, aku beli sebanyak-banyaknya. Pertama kali melihara ikan-ikan itu hampir semua mati, aku ga tahu kenapa. Tiap pagi pasti ada aja yang mati, sedih banget rasanya, pengen nangis… Ada juga yang mati karena melompat-lompat dan akhirnya keluar dari aquarium, padahal aku senang banget klu melihat ikan-ikan itu melompat. Aku kasih ikannya makan 3 kali sehari kayak manusia, haha…dan barulah aku tahu itu salah satu penyebab matinya ikan-ikanku. More

Typus or Malaria

Well..well..well…udah cukup lama aku ga ngurus blog ini. Hampir seminggu lebih sama sekali ga dibuka and now I’m back. Banyak hal yang terjadi selama seminggu ini, tapi kali ini aku mau bahas tentang hal yang paling krusial, yang membuat aku sampai ga buka blog.
Semiggu ini aku demam, dengan gejala yang cukup aneh menurutku. Tiap sore sekitar jam 5 atau jam 6 aku mulai menggigil dan tiba-tiba suhu tubuhku tinggi banget, tapi aku merasa amat sangat kedinginan, hal ini terjadi sepanjang malam. Gejala lainnya aku merasa mual, sakit kepala yang amat sangat rasanya seperti mau pecah, selera makan hilang. More

Happy Anniversary

Cerita ini adalah sebuah kisah nyata dari tanah seberang, dengan memberi sedikit bumbu penyedap biar lebih yahud aje tanpa menghilangkan rasa yang sesungguhnya,  setiap pemain dalam cerita ini namanya disamarkan, kecuali aku tentunya, apabila ada kemiripan, itu hanya kebetulan belaka :D

September 2000, di SMP aku waktu aku kelas tiga :

Fer       : Ster tau ga, mau ada anak baru lho pindahan dari BM ke kelasku, cakep tahu, namanya Cen.

Aku      : Oh ya? Kok bisa pindah dari BM ke sini? (karena swasta ke negri kan ga bisa, ga tahu deh apa dasar hukumnya)

Fer       : Iya, karena orang tuanya kolega pak direktur (kepsek)

Aku      : Oh gitu…

Beberapa hari kemudian, anak baru itu masuk sekolah aku, sebagai anak pindahan. Tapi kami ga sekelas. Pulang sekolah aku nungguin teman di gerbang yang kebetulan teman aku itu sekelas ama anak baru itu. Setelah menunggu kira-kira 5 menit, kelasnya bubar dan orang yang pertama kali keluar dari kelas itu adalah si anak baru itu. Waktu aku lihat dia, “hmmm…ternyata ini toh anak barunya, JELEK!!!”.

FYI, aku dulu waktu SMP lumayan banyak fans, padahal dari segi tampang masih banyak yang lebih ayu dari aku, mungkin karena aku selalu dapat juara kali ya, hoho (narsis mode on).

Di parjambu (tempat nongkrong anak-anak cowok SMPku, yang bandel, merokok, main judi bahkan ada yang ngisap ga***, dll.) More

Ada apa denganmu?

Dalam mengerti terkadang susah, dalam berpikiran positif terkadang susah…

Aku tidak tahu kawan apa maksudmu dengan semua ini…

Mengapa bisa ada makluk terlahir seperti ini…

Atau tolong koreksi aku jika aku salah menilai semua perhatianmu

Kau tanyakan aku bagaimana kondisiku

Tapi kau tidak menguatkan aku kawan…

Kau hanya sebagai pendengar sejati…

Ntah apa yang ingin kau dengar…

Daripada aku menambah dosa sebaiknya kita akhiri sajaMore

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 187 other followers